Friday, June 21, 2013

Pupuk Organik Lebih Hemat, Panen Melimpah

Info Tani kali ini meliput pengalaman petani dari desa Tambakromo, Padas, Ngawi yang telah menggunakan pupuk organik untuk menyuburkan lahan pertanian yang umumnya ditanami padi. dalam sekali musim tanam untuk  lahan seluas +/- 5000 m persegi Pak Darmo (salah seorang petani di desa tambakromo) menuturkan paling tidak dia membutuhkan 10 sak pupuk organik yang harga per saknya hanya Rp. 20.000. 

Meskipun menggunakan pupuk organik, namun penggunaan pupuk kimia tetap digunakan seperti Urea, TSP, Sp36 yang masing masing hanya disediakan 3 sak untuk sekali musim tanam. 

Menurut pengalaman pak Darmo, sejak menggunakan pupuk organik itu, hasil dari sawahnya lebih baik, tanaman padi dan kacang tanahnya menjadi subur dan sehat. sehingga hasil yang didapatpun lebih banyak dari biasanya. Untuk sawah pak darmo yang luasnya 2500 m2 biasanya hanya mendapatkan sekitar 2 ton lebih sedikit bila hanya mengandalkan pupuk kimia, namun sejak menggunakan pupuk organik, hasil panennya meningkat 3.5 ton lebih.

Sebenarnya  petani ingin membawa pupuk kandang langsung kesawah, namun membawa pupuk kandang menjadi lebih berat, maka petani lebih suka menggunakan pupuk organik yang ada dijual di toko pupuk produksi dari PT. Petrokimia Gresik yang lebih mudah dan praktis.

Beberapa waktu yang lalu juga pernah ada perayaan panen raya di desa Tambakromo karena di desa itu hasil pertanian sangat baik, mereka yang datang antara lain adalah bupati Ngawi, perwakilan perusahaan Pupuk Organik Petrokimia Gresik.

Ditambahkan oleh Pak Darmo, bila dengan menggunakan pupuk organik biaya pemakaian pupuk kimiawi dapat dipangkas jadi bisa lebih hemat, untuk itu Pak Darmo dan teman temannya di Kelompok Tani akan terus menggunakan Pupuk Organik untuk menyuburkan tanaman padi yang ada di sawahnya.

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan Berkomentar, Terkait Artikel ini...