Friday, June 28, 2013

Profile Ir. H. Joko Widodo atau JOKOWI

Ir. H. Joko Widodo yang akrab dipanggil dengan sebutan Jokowi saat ini dia menjabat sebagai Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta berpasangan dengan Ahok. Untuk mengenal lebih dekat dengan sosok fenomenal itu berikut ini Infoting mencoba cari tahu dari berbagai sumber terpercaya tentang biodata Jokowi dan berbagi Profile Jokowi di Infoting agar menjadi inspirasi kawula muda untuk mengikuti jejaknya atau memiliki semangat seperti semangatnya.

Profile Jokowi
Jokowi dilahirkan di Surakarta, 21 Juni 1961 lahir dari pasangan keluarga sederhana Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo, Kesulitan ekonomi yang dialami keluarganya tidak membuat Jokowi patah arang dalam menempuh pendidikan. Agar bisa sekolah seperti teman teman seusianya, dia rela bekerja di sisa waktu sekolahnya dengan menjadi Kuli Panggul, Berdagang dan Pengojek Payung. Karena ayahnya adalah seorang tukang kayu sehingga Jokowi pun mewarisi keahlian dalam mengolah kayu dan mulai bekerja menggergaji kayu di usia 12 tahun.

Joko Widodo termasuk anak yang bersahaja, dalam kesederhanaannya itu dia juga memiliki prestasi gemilang didunia akademis, pergi ke sekolah dengan berjalan kaki adalah kegemarannya,  padahal teman seusianya pergi kesekolah dengan bersepeda. Dengan kemampuan akademisnya, kemudian Joko Widodo diterima menempuh pendidikan tinggi di Universitas Gajah Mada pada jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan yang dia manfaatkan untuk mempelajari struktur kayu, pengolahan dan pemanfaatannya.

Selesai kuliah Joko Widodo bekerja di BUMN namun tak lama kemudian dia keluar dan menekuni dunia usaha dengan menjaminkan Sertifikat rumah kecil miliknya sebagai modal usaha. Usahanya berkembang dan akhirnya mempetemukan Micl Romaknan, yang kemudian memberinya panggilan akrab dengan Jokowi. Dengan ketekunan dan kejujuran mengantarkan Jokowi bisa keliling Eropa dan belahan dunia lainnya, sehingga menginspirasikan sebuah penataan kota yang baik untuk Solo, untuk mewujudkan Solo yang lebih baik itulah sehingga menginspirasikan Jokowi untuk terjun ke dunia politik yang mengantarkannya menjadi Wali Kota Solo periode 2005-2010 dan 2010 - 2015.

Menjadi Wali Kota Solo
Dengan tangan dingin Joko Widodo, Kota Solo yang memiliki penataan kota yang buruk dan berbagai penolakan penataan dari masyarakat dapat dikendalikan dengan baik olehnya hampir tanpa ada perlawanan yang berarti dari PKL. Sehingga terwujudlah Kota Solo yang lebih manusiawi dan mengalami perubahan yang luar biasa.

Solo : The Spirit of Java adalah slogan untuk mewujudkan Kota Solo lebih tertata, sehingga dilakukanlah beberapa hal diantaranya :
  1. ia mampu merelokasi pedagang barang bekas di Taman Banjarsari hampir tanpa gejolak untuk merevitalisasi fungsi lahan hijau terbuka
  2. memberi syarat pada investor untuk mau memikirkan kepentingan publik, melakukan komunikasi langsung rutin dan terbuka (disiarkan oleh televisi lokal) dengan masyarakat.
  3. Taman Balekambang, yang terlantar semenjak ditinggalkan oleh pengelolanya, dijadikannya taman
  4. Jokowi juga tak segan menampik investor yang tidak setuju dengan prinsip kepemimpinannya
  5. ia mengajukan Surakarta untuk menjadi anggota Organisasi Kota-kota Warisan Dunia dan diterima pada tahun 2006. Langkahnya berlanjut dengan keberhasilan Surakarta menjadi tuan rumah Konferensi organisasi tersebut pada bulan Oktober 2008.
  6. Pada tahun 2007 Surakarta juga telah menjadi tuan rumah Festival Musik Dunia (FMD) yang diadakan di kompleks Benteng Vastenburg yang terancam digusur untuk dijadikan pusat bisnis dan perbelanjaan. FMD pada tahun 2008 diselenggarakan di komplek Istana Mangkunegaran.
  7. Mendamaikan Keraton Surakarta yang mengalami dualisme kepemimpinan.

Dari berbagai prestasinya dalam memimpin Solo, akhirnya berbuah penghargaan dari majalah Tempo yaitu berupa "10 Tokoh 2008" dan mendapatkan penghargaan "Bintang Jasa Utama" sebagai kepala daerah yang mengabdikan diri kepada rakyat.

Namun sayang, baru tahun mengemban tugas sebagai Walikota Solo periode kedua, Jokowi harus meninggalkan bangku kepemimpinannya karena Jokowi mendapat amanat lebih besar dengan menjadi Gubernur di DKI Jakarta berpasangan dengan Basuki Tjahaya Purnama atau yang lebih akrab disapa Ahok.

Setelah resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi pun masih penuh Fenomenal karakternya yang sederhana dan bersahaja ditunjukkan dengan menolak biaya pelantikan sebesar 1 M lebih dan hanya tinggal sekitar 550 juta. Dia juga tak segan untuk langsung turun ke lapangan untuk melihat langsung keadaan rakyatnya, saat pelantikan pun diadakan pasar makanan gratis untuk rakyat jakarta, yang tentunya dagangan para pedagang telah diborong Jokowi terlebih dahulu.

Masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, beberapa lembaga survei telah mencoba memanaskan suhu politik dengan menempatkan Jokowi sebagai Calon Presiden RI atau Calon Wapres, meskipun sampai kini belum ada keterangan resmi dari Jokowi terkait hal itu. Bahkan beberapa survei menempatkan Jokowi sebagai calon paling kuat mengalahkan popularitas Prabowo Subianto maupun Abu Rizal Bakrie yang telah resmi mencalonkan diri sebagai Calon Presiden RI periode 2014.

Biodata Jokowi :
  • Nama Lengkap : Joko Widodo
  • Lahir di : Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Tanggal Lahir : 21 Juni 1961
  • Nama Istri : Ny. Hj. Iriana Joko Widodo
  • Partai Politik : Partai Demokrasi Indonesia
  • Almamater : Universitas Gajah Mada
  • Jabatan sekarang : Gubernur DKI Jakarta
  • Pekerjaan lain : Pengusaha
  • Agama : Islam

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan Berkomentar, Terkait Artikel ini...