Thursday, March 31, 2011

Kisahku Cari Kost Kostan di Surabaya

Suatu hari aku berjalan menyusuri jalan dan gang dengan maksud mencari kost khusus pria atau paling tidak boleh ditinggali pria seperti aku, seorang mahasiswa Fakultas Teknik di sebuah Universitas Kecil di kota sebesar Surabaya. dari jalan ke gang setiap ada info papan bertuliskan terima kost saya masukin trus saya tanyakan: "apakah ada kamar kosong?" jawabannya "sudah penuh", ini terjadi sudah lebih dari 10 tempat kutanyakan.

kemudian, aku mencoba memasuki sebuah gang kecil disekitar dukuh kupang yang sebelumnya mendapat info dari penarik becak bahwa disana ada menerima kost. Rumah itu tanpa bel pintu pagar pun terbuka, aku langsung aja nyelonong masuk ke rumah disudut gang buntu itu. kemudian aku panggil panggil kiranya ada penghuni atau penjaganya: "mbak... mas... tante... pak... bu.... permisi..."

setelah tiga kali akhirnya keluar juga seorang wanita yang terbilang masih muda usia sekitar 25th dari kamar paling ujung dilantai 2. "Iya mas... nyari siapa?..."
"nyari anu mbak.... eh kost..." jawabku.
lalu dia menyahut "ada mas, diatas sini... tinggal masuk aja..."
pikirku pas buanget... mana dia ramah (rajin dijamah) lagi... cihui...

"Fasilitasnya ada Spring bed, lemari, ada meja belajar..." dia menjelaskan fasilitas kamar disana.
"iya mbak..." jawabku "trus kalau mandi dimana?"
"ntar mandinya sama aku aja... he he he..." itulah jawaban wanita itu
aku masih bingung... sambil berfikir masak mau mandi berdua dengan dia... (pikirku wanita ini lumayan juga... seksy, parasnya juga lumayan cantik cuma kurang polesan saja...) semoga...

lalu kujawaba: "berdua...?"

wanita : yaa nda' dong mas... maksudnya kamar mandi diluar jadi 1 kamar mandi dipakai untuk 3 penghuni kost.

aku : oooo gitu to mbak, kirain kita berdua he he he he
wanita : emang mau...

aku: harga kamarnya berapa mbak?
wanita: murah kok disini, cuma 750rb include bersih2 kamar, mandi, cuci baju.

aku: mandi... dimandi in?
wanita: ihhh maunya...

wanita : gimana nih? jadi nggak?
aku : okelah, nggak apa2... langsung ditempati yaa mbak... o iya mbak disini yang punya, yang jaga, atau yang kost to mbak...?

wanita : apa aja deh yang penting aku disini...

( setelah kubayar 750K, kemudian dia pergi dan tak lupa ucapkan terima kasih and see you... kemudian aku beres2 dan istirahat...)

pada sorenya aku bangun dan berniat mandi, kuambil handukku dgn hanya bercelana pendek tanpa kaos atau singlet aku langsung beranjak ke kamar mandi dimana tadi ditunjukin sama mbak yang terima aku di kost itu.
setelah di depan pintu kamar mandi aku berhenti aku mencoba mendengar dengan telingaku apakah didalam sana ada yang lagi mandi atau tidak... setelah kupastikan tidak ada suara guyuran air, berarti tidak ada yang mandi, tidak lupa aku mendehem ehem ehem ehem... sebagai adat di kamar mandi (tidak mungkin kan berteriak2)

karena tidak ada sahutan dari dalam... aku langsung pegang saja hendel pintunya kubuka pintunya dan... betapa aku terkejut dan darahku mengalir deras dan terperanjat karena didalam kamar mandi itu ada orangnya dan dia adalah seorang wanita yang lagi asyik dengan busa di tubuhnya...
karena aku pelan pelan membuka pintunya sehingga dia tidak sadar kalau aku sudah melihatnya karena kebetulan juga dia membelakangi pintu...
pikirku, seksy dan putih sekali punggung dan bokong wanita ini... nikmatnya kalau bisa menyentuhnya... apalagi bisa... tentu menikmatinya...

karena aku masih dalam bengongku...
akhirnya dia menoleh kebelakang dengan seluruh tubuhnya sambil teriak pelan "mas.... maaf pintunya lupa nggak dikunci habis buru-buru sih tadi kebelet pipis..." 

aku :"eh... aku yang minta maaf karena masuk tanpa permisi..." trus gimana ini, tanggung pikirku... aku nekat aja masuk dan tutup pintu biar nggak ada yang tau...
wanita :"ya udah mas mandi bareng aja, nanggung..."

pikirku beneran nich... masya allah...
perbincangan itu berlanjut tanpa disadari wanita itu juga tidak menutupi tubuhnya kecuali busa sabun yang menempel tubuhnya sehingga tampak jelas isinya...
aku sungguh tak berdaya...

selanjutnya dia malah minta digosokin punggungnya pelan pelan trus kepanggul kebokongnya dan semuanya terjadi dikamar mandi itu, yaitu sebuah pergumulan tanpa perkenalan tanpa tau statusnya.
aaah...

lambat laun aku baru ternyata kost itu adalah kost putri, dan yang menerima aku kost disana itu adalah penjaga kostnya yang lagi kesepian dan horni. SEKIAN!

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan Berkomentar, Terkait Artikel ini...